Etika Publikasi

AT-TA'DIB: Jurnal Kependidikan dan Keagamaan berkomitmen untuk menjunjung tinggi standar etika publikasi ilmiah berdasarkan pedoman Committee on Publication Ethics (COPE). Etika publikasi ini dirancang untuk memastikan bahwa seluruh proses penerbitan berjalan secara transparan, profesional, dan bebas dari pelanggaran ilmiah.

Tanggung jawab utama dalam etika publikasi mencakup:

1. Etika Penulis

Penulis wajib menjamin bahwa naskah yang dikirimkan merupakan hasil karya asli, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dan tidak sedang dipertimbangkan pada jurnal lain. Semua bentuk plagiarisme, manipulasi data, fabrikasi data, serta penyembunyian konflik kepentingan dilarang. Penulis harus mengutip semua sumber secara tepat dan memberikan atribusi kepada pihak yang berkontribusi secara signifikan dalam penelitian.

2. Etika Editor

Editor bertanggung jawab untuk mengambil keputusan publikasi berdasarkan kualitas ilmiah naskah, relevansi, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Editor harus bersikap adil, objektif, tidak memihak, dan menjaga kerahasiaan naskah selama proses review. Editor wajib menghindari konflik kepentingan dalam proses editorial.

3. Etika Reviewer

Reviewer bertanggung jawab untuk memberikan evaluasi yang objektif, konstruktif, dan tepat waktu. Reviewer harus menjaga kerahasiaan naskah, tidak menggunakan informasi dalam naskah untuk kepentingan pribadi, serta menghindari konflik kepentingan. Reviewer diharapkan memberikan masukan yang membantu penulis meningkatkan kualitas naskah.

4. Integritas Penelitian dan Publikasi

AT-TA'DIB: Jurnal Kependidikan dan Keagamaan menentang segala bentuk pelanggaran etika penelitian, termasuk plagiarisme, pemalsuan data, fabrikasi data, duplikasi publikasi, dan penulis fiktif (guest authorship). Jika ditemukan pelanggaran etika, jurnal berhak melakukan penolakan naskah, pencabutan artikel (retraction), atau tindakan koreksi (correction).

5. Transparansi dan Konflik Kepentingan

Semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi harus mengungkapkan potensi konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas mereka. Jurnal menerapkan kebijakan transparansi dalam pembiayaan penelitian, kontribusi penulis, dan sumber data.