MEMBANGUN GENERASI PESERTA DIDIK BERINTEGRITAS MELALUI KANTIN KEJUJURAN SMA NEGERI 3 KOTA SORONG
Keywords:
Kantin Kejujuran, Integritas, Pendidikan KarakterAbstract
Artikel ini membahas implementasi Kantin Kejujuran di SMAN 3 Kota Sorong sebagai langkah inovatif dalam membangun karakter peserta didik yang berintegritas. Program yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2003-2004 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini diaktifkan kembali pada Desember 2023 oleh Kepala Sekolah, Bapak Natali Lapik, M.Pd. Kantin ini beroperasi tanpa pengawasan, mengandalkan kejujuran peserta didik dalam bertransaksi, sebagai bentuk nyata pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi untuk memahami pelaksanaan dan tantangan dari program tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantin Kejujuran berhasil mendapat apresiasi dari peserta didik sebagai sarana pembentukan integritas, namun masih menghadapi tantangan dalam hal perilaku tidak jujur dan kerugian finansial. Meskipun beberapa guru pesimis, sekolah tetap berkomitmen untuk mensukseskan program ini melalui nasihat harian, subsidi barang, serta pengurangan menu kantin. Dengan dukungan dari Dinas Pendidikan Kota Sorong, Kantin Kejujuran dipandang sebagai langkah positif untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang diharapkan dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.